Senin, 05 Agustus 2019

Dear kakak,

Dunia tempatmu berpijak kini semakin gulita
Semakin samar membedakan mana kawan dan lawan
Cinta dan benci hanya sebuah elegi



Tipis mengetahui teman yang akhirnya ingin memakan
Atau cinta yang dibaliknya hanya memangsa
Jangan gadaikan ketulusanmu, lihatlah lebih dekat, gunakan kepala dan hatimu

Kenyataan kerap tak sesuai harapanmu
Kau tak perlu menjadi aku atau abimu untuk menghadapinya...
Jadilah dirimu sendiri, menembus batas tertinggi yang tak pernah kami hampiri

Jika lelah, istirahatlah...
Kita hanya manusia biasa, yang perlu menengadah dan mengadu pada Nya,
ketika kehabisan asa

Tapi ingat, hidup tak pernah mau menunggu
Bergeraklah...
Sebelum kau kehabisan waktu